just flashback

just flashback
sahabat sekarang dan untuk selamanya

Jumat, Juli 08, 2011

It should be...but...

8 Juli 2011.
(satu tahun kemudian)

WOW.fiuh…

Kenapa hanya kata WOW yang terucap pertama kali???klo kita flashback,aku gag mungkin lupa ma tanggal ini.Sama seperti tanggal 20 Juni yang walaupun berusaha dan berharap bisa lupa pada tanggal ini,tapi gag segampang itu.Tanggal-tanggal bersejarah dalam hidupku ini memang pasti akan selalu teringat.
Tepat sekali,aku memang sengaja nge-post tulisan ini pada hari ini,yanggal 8 Juli 2011 yang mana seharusnya hari ini merupakan anniversary 1 taunnya aku yang secara “resmi” menjadi seorang “pacar” dari orang yang memang sangat,sangat dan sangat aku cintai dan sayangi.Dari seseorang yang bisa mengajarkan aku arti kesetia-kawanan.Seseorang yang selalu menjadi penyemangat untuk menghadapi masalah-masalahku.Seseorang yang selalu mewarnai hari-hariku.Seseorang yang selalu muncul dalam ingatanku,nggak pernah hilang dari pikiran walaupun sehari.Seseorang yang namanya selalu muncul dalam setiap doa-doaku.Tapi nyatanya,hari ini gagda anniversary-anniversary-an,karna memang pada kenyataannya aku juga udah “resmi” bukanlah “pacar”nya lagi.The Disaster December 26th ternyata bukan hanya menjadi hari-bencana-terburuk bagi warga Aceh yang terkena tsunami pada 2004 lalu,tapi juga berlaku untukku.He dump me

Menyesalkah aku???

Mungkin pada awalnya bisa dikatakan begitu.Rasa sayang dan percaya yang sudah dibangun sebegitu lamanya rasanya cuma sia-sia belaka.Perasaan marah,kecewa,sakit hati,putus asa semua campur jadi satu.Sampai jatuh sakit pula.Semua lagu sedih dirasa seperti punya kisah yang sama seperti kita dan rasanya lagu-lagu itu juga tengah mengejek kita.Rasanya hari-hari kedepan belum tentu sanggup kita jalani.Tapi nyatanya???I was okay.IP 3,3 berhasil kuraih padahal hari “pemutusan” itu hanya beberapa hari sebelum UAS.Aku terus berusaha bangkit dan bangkit.Dengan sedikit nasehat dari ibuku “Sesuatu yang hilang itu akan menemukan caranya sndiri untuk kembali,walau dengan cara yang tak terduga”.Aku juga ingat,bahwa aku masih punya keluarga yang mendukungku dari keterpurukan ini,masih ada teman-temanku,baik anak-anak Assalaam maupun teman-teman di kampus yang selalu menghiburku.Dan terutama, aku juga berusaha tidak menanamkan rasa benci pada dia karna toh sebenarnya rasa benci itu malah membawa kita ke suatu perasaan terpendam,yakni dendam.Tetap menjalin komunikasi dengan baik merupakan pilihan terbaik untuk saat itu.Dan sekarang???
Hubunganku dengan dia memang masih baik.Kami masih berteman baik,sangat baik malah.Terkadang aku merasa komunikasi yang baik seperti saat ini bahkan jarang terjadi ketika status kami masih “pacaran” (tetapi pada saat banyak masalah dan mau putus).Terkadang kurasa perhatian itu masih ada,walau masih ragu dengan hal ini,karena memang aku tak pernah mengerti lagi bagaimana perasaannya padaku setelah kami putus.Aku tak pernah mendapatkan “words”,hanya dari perlakuannya,dan aku bisa memahami itu.Lagipula aku juga merasakan hal yang sama.Kurasa rasa sayangku terlalu besar dan aku terlalu lemah untuk tidak peduli dengannya.Memang kata pepatah itu benar,”mencintai seseorang itu bisa membuat kita melihat kambing mengeong”,segalanya seakan-akan bisa saja terjadi.Segalanya hanyalah untuk dia.Dan itu benar.
Sekarang aku berpikir,mungkin “putus” adalah yang terbaik pada saat itu.Semua memang ber-hikmah.Putus bukan berarti segala-galanya telah usai.Tapi melainkan suatu babak baru dalam kisah kami berdua di mulai.Dan aku berharap semua ini akan berakhir dengan kisah yang indah.Dan nggak pernah kupungkiri dari awal bahwa aku ingin menjadi permaisurinya suatu saat nanti.Seperti lagu westlife ini

Another day without your smile
Another day just passes by
But now I know how much it means
For you to stay right here with me
The time we spent apart will make our love grow stronger
But it hurt so bad I can't take it any longer

I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you

A thousand miles between us now
It causes me to wonder how
Our love tonight remains so strong
It makes our risk right all along

Things can come and go I know but
Baby I believe
Something's burning strong between us
Makes it clear to me

Mungkin dengan persahabatan seperti sekarang ini semuanya kembali seperti awal dulu,saat-saat yang sangat membahagiakan untukku,saat-saat indah di Solo,dimana kurasa dia benar-benar peduli denganku dan aku bisa sedikit merasakannya lagi belakangan ini.Dan aku bersyukur dengan itu.Seperti sebuah slogan,”Semua itu akan indah pada waktunya”.Dan aku hanya bisa bersabar dan menanti.Gagda salahnya aku tetap menjaga dan mempertahankan perasaan yang sudah tertanam di dalam hatiku dan tidak berniat untuk menghilangkannya.

Karna aku memang masih sayang dia.

*teruntuk calon imamku ntah dimana sekarang berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar